17 Agustus 2008

Tips Memilih Anak Berdasarkan Kalender Cina

Posted on 16.34 by krishna


Hadirnya seorang anak memang menjadi suati hal yang didambakan bagi pasangan suami istri. Pola hubungan seksual adalah salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya suatu kehamilan. Semakin sering hubungan seks dilakukan semakin besar pula kemungkinan seseorang seorang wanita untuk hamil.
Salah satu cara yang paling dianjurkan agar seks segera menghasilkan kehamilan adalah dengan melakukan hubungan pada waktu waktu masa subur. Masa subur seorang wanita dapat dihitung berdasarkan lamanya siklus menstruasi. Pada siklus normal, jadwal perputaran menstruasi yang teratur berkisar antara 21-35 hari. Masa ovulasi diperkirakan berlangsung pada hari ke 15 dari perputaran jadwal itu, namun bisa juga terjadi sembarang waktu antara hari ke 13 sampai ke 19, yakni suatu periode kurang lebih selama 7 hari. Intensitas hubungan seks harus mulai ditingkatkan dua sampai tiga hari sebelum tanggal masa subur.
Pasangan yang menginginkan kehamilan sangat dianjurkan untuk berhubungan intim pada saat masa subur ini setiap dua hari. Konon, seorang pria memerlukan waktu 48 jam untuk memproduksi sperma hingga mencapai jumlah yang maksimal dengan kondisi yang prima. Semakin banyak jumlah sperma yang diproduksi tentulah kesempatan terjadinya suatu kehamilan akan semakin besar pula. Dan kondisi sperma yang prima juga akan membuahkan sperma yang gesit untuk mencari sel telur yang siap dibuahi.
Ada beberapa kasus yang menyatakan bahwa kondisi seorang pria yang sering kali berada dalam lingkungan bersuhu panas juga mempengaruhi menurunnya jumlah kuantitas sperma. Pekerjaan yang mengharuskan seorang pria terkena suhu panas untuk jangka waktu yang lama, kebiasaan berendam dalam air panas seperti mandi sauna dan beberapa aktifitas fisik yang serupa diduga mengakibatkan penurunan jumlah sperma. Namun bagaimanapun juga semakin banyak jumlah sperma yang dihasilkan pria memang besar pengaruhnya untuk memungkinkan terjadinya kehamilan.
Hubungan seksual adalah salah satu aktifitas yang dilakukan secara spontan pada pasangan suami istri. Kegiatan ini selayaknya dilakukan dalam suasana yang santai dan juga romantis. Saat masa subur tiba dan direncanakan untuk berhubungan intim, sediakanlah waktu yang cukup. Jika selesai aktifitas dari suatu pekerjaan, istirahatlah terlebih dahulu untuk memberi waktu menyegarkan tubuh. Mandi bisa jadi suatu cara agar tubuh menjadi segar kembali. Jika masa subur jatuh pada akhir pekan, sebuah liburan ke luar kota dengan perjalanan yang tidak melelahkan dapat menjadi suatu alternatif suasana agar tidak terjadi. Jagalah mood dan bersikaplah santai, jangan terlalu stres dalam melakukan hubungan seksual, misalnya memikirkan apakah”kegiatan” kali ini akan membuahkan suatu kehamilan.
Ada beberapa posisi yang dianjurkan untuk memperbesar kemungkinan sperma supaya tinggal lebih lama di dalam agar terjadi pembuahan dari sel telur, seperti :
• Angkatlah tubuh wanita sedemikian rupa (kedua kaki wanita bersandar pada kedua pundak pria) sehingga letak liang vagina dalam posisi tegak lurus. Posisi ini menjamin agar sperma yang disemprotkan itu bisa tertampung langsung di atas ujung liang vagina dekat leher rahim.
• Posisi dimana pria diatas wanita sambil mengganjal panggul wanita dengan sebuah bantal berukuran kecil atau sedang. Posisi inipun memungkinkan sperma akan mengendap lebih lama dan memiliki kesempatan untuk berenang melalui leher rahim.
• Dianjurkan untuk tidak menggunakan bantal yang terlalu besar. Hal ini merugikan karena sperma yang masuk akan tergengan di belakang leher rahim, sebelum akhirnya terbuang keluar.
• Posisi doggie style yaitu dimana pria melakukan penetrasi dari belakang wanita. Sikap tubuh ini selain memungkinkan penyusupan yang mendalam juga memuaskan ke dalam lubang vagina. Hal ini juga dianjurkan bagi wanita yang memiliki kelainan posisi rahim atau rahim terbalik. Posisi ini memudahkan semburan cairan semen berisi sperma masuk kedalam rahim.
Usahakan setelah ejakulasi antar pasangan terjadi, selama 10-20 menit agar wanita tetap dalam posisi berbaring. Janganlah beranjak dulu dari sikap tiduran ini karena dalam menit waktu ini cairan semen akan mencair, dan jika wanita bangkit cairan semen akan mengalir kembali ke vagina dan suasana asam membuat sperma melemah dan mati. Hal ini juga merupakan suatu upaya agar kesuburan seorang wanita dapat terjaga dengan baik.
Bagi anda yang ingin mengetahui siklus kewanitaan anda, seperti masa subur, tidak subur, peluan kehamilan bayi laki-laki, peluang kehamian bayi perempuan, masa ovulasi(matangnya sel telur) bisa anda liha



Menurut dr UF Bagazi, SpOG, dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Brawijaya Women and Children Hospital (BWCH), sebenarnya kelamin janin sudah terbentuk pada minggu ke-3 atau hari ke 21 setelah masa konsepsi. Kemudian, alat kelamin janin akan terus berkembang, dan umumnya pada minggu ke-21 kelamin sudah sempurna, ujarnya. Namun, menurut dr Bagazi, akurasi USG dalam memperlihatkan jenis kelamin bayi akan lebih optimal pada saat menginjak usia kehamilan 28 minggu atau sekitar 7 bulan. Mungkin, karena itulah ada mitos yang menyebutkan pantang bagi wanita hamil untuk membeli pernak-pernik bayi sebelum usia 7 bulan.

Menurut dr. Bagazi juga, sebenarnya tidak ada faktor-faktor yang secara langsung dapat mempengaruhi jenis kelamin janin. Meski demikian, ada sejumlah kiat yang dapat diusahakan pasangan yang menginginkan anak dengan jenis kelamin tertentu, seperti :

1. Sistem kalender
Menentukan masa subur dengan menggunakan sistem kalender ada dua cara yaitu :
1. Bagi yang siklus haidnya teratur, masa subur berlangsung 14 +/- 1 hari haid berikutnya. Artinya masa subur berlangsung pada hari ke 13 sampai hari ke 15 sebelum tanggal haid yang akan datang.
2. Bagi yang siklus haidnya tidak teratur maka pertama tama harus dicatat panjang siklus haid sekurang kurangnya selama 6 siklus. Dari jumlah hari pada siklus terpanjang, dikurangi dengan 11 akan diperoleh hari subur terakhir dalam siklus haid tersebut. Sedangkan dari jumlah hari pada siklus terpendek dikurangi 8, diperoleh hari subur
pertama dalam siklus haid tersebut. Misal : siklus terpanjang = 31, sedangkan siklus terpendek = 26, maka masa subur dapat dihitung, 31 - 11 = 20, dan 26 - 8 = 18, jadi masa subur berlangsung pada hari ke 18 sampai hari ke 20.

2. Metode lendir serviks
Dalam metode ini dinilai sifat dari lendir atau cairan yang dihasilkan oleh leher rahim atau serviks. Saat ovulasi atau masa subur, lendir serviks akan bertambah jumlahnya dengan warna yang jernih dan elastis. Saat ini wanita akan merasakan basah pada saluran kelaminya. Untuk memeriksa elastisitas cairan serviks bisa dilakukan dengan cara
memasukan jari telunjuk ke vagina sampai menyentuh serviks, lalu setelah jari terisi cairan serviks itu dikeluarkan dari vagina, dengan bantuan ibu jari, cairan itu ditarik sedemikian rupa (pelan-pelan) sampai putus. Bila terputus kurang dari 10 cm maka si wanita bukan dalam masa subur, bila sampai kira kira 10 cm maka si wanita sedang dalam masa subur.

3. Intervensi/inseminasi
Memilih menggunakan cara ini, berarti Anda akan membutuhkan bantuan dokter. Istilah yang cukup populer dalam merencanakan jenis kelamin dengan intervensi adalah inseminasi. Dokter akan mengambil komponen sperma suami. Bila ingin anak laki-laki, maka komponen sperma yang diambil adalah yang kemungkinan akan menjadi anak laki laki. Kemudian, sperma yang telah dipilih itu disuntikkan ke dalam rahim istri, begitupun sebaliknya bila menginginkan bayi perempuan. Meskipun pada banyak kasus cara ini cukup berhasil, tetap saja kegagalan dapat terjadi.

4. Bayi tabung
Anda dapat menggunakan sistem Pre-implantation Genetic Diagnostic (PGD). Cara ini cenderung lebih aman, karena dapat melakukan diagnostik mengenai faktor-faktor kemungkinan adanya kelainan pada janin dan bagi ibu yang berisiko. Setelah itu, barulah dilakukan screening. Selain dapat lebih memastikan jenis kelamin janin, juga dapat
memungkinkan terhindar dari berbagai kelainan. Di Indonesia, program bayi tabung dilakukan menggunakan sperma suami, dan melalui rahim istri. Sehingga, bayi yang akan dilahirkan benar-benar anak kandung dari pasangan yang bersangkutan. Program bayi tabung dapat diikuti oleh siapapun, terutama bagi pasangan yang kesulitan memiliki anak.
Seperti kita ketahui, setiap kali ejakulasi, laki-laki normal mengeluarkan sperma 2 sampai 5 semprotan. Dalam durasi tersebut, sperma yang dihasilkan sekitar 2 sampai 5 cc. Sperma yang normal tiap cc mengandung 60 – 200 juta spermatozoa. Jadi setiap seorang laki-laki mengalami ejakulasi, 120 sampai 1 milyar sperma telah dikeluarkan dari tubuhnya. Adapun sperma itu sendiri mempunyai dua gen yaitu, Androsperma yang juga disebut gen Y dan Gynosperma yang bisa kita sebut sebagai gen X. Gen Y adalah gen yang memungkinkan kita seorang ibu mengandung anak perempuan, sedangkan gen X adalah sebaliknya. Jika suami dan istri sama-sama dominan gen X nya maka kemungkinan besar, keduanya akan mempunyai anak perempuan. Tapi jika sang ayah dominan gen Y dan sang ibu gen X maka kemungkinan besar anak yang dilahirkan adalah laki-laki.

Ciri-ciri spermatozoa:

Androsperma, membawa gen Y:
- Bergerak lebih lambat.
- Lebih mampu bertahan hidup lebih lama (berumur rata-rata kira-kira 2 sampai 3 hari).
- Lebih tahan dalam ‘suasana’ asam.
- Tidak tahan dalam ‘suasana’ basa.
- Memiliki Berat Jenis (BJ) lebih ringan.

Gynosperma, membawa gen X:
- Bergerak lebih gesit.
- Hidup lebih singkat (berumur rata-rata kira-kira hanya 1 hari saja)
- Tidak tahan dalam ‘suasana’ asam.
- Lebih tahan dalam ‘suasana’ basa.
- Memiliki Berat Jenis (BJ) lebih berat.

Tabel dibawah ini juga akan membantu untuk memprediksi jenis kelamin dari anak yang akan dilahirkan. Akurasi dari tabel dibawah telah dibuktikan oleh ribuan orang dan hal ini dipercaya sebagai 99% kebenarannya. Tabel ini diambil dari Royal Tomb dekat Peking, China. Original copy tersimpan di Institute of Science of Peking .

UMUR ISTRI (TAHUN)
18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45


Keterangan : P = Perempuan L = Laki-laki

Penjelasan : Anda dapat memilih musim atau bulan yang Anda inginkan untuk mendapatkan bayi laki-laki atau perempuan dengan berpedoman pada tabel di atas. Usia istri dari umur 18 sampai 45 tahun pada baris atas dari tabel, sedangkan kolom kiri dari tabel menunjukkan bulan pembuahan dari anak yang diinginkan.

Dengan berpedoman pada tabel di atas Anda akan dapat memilih waktu kapan harus berhubungan menurut jenis kelamin anak yang diinginkan. Jadi Anda dapat merencanakan untuk mempunyai anak laki-laki ataupun perempuan.

Contoh singkat : Jika istri berusia 27th dan bayinya dibuat pada bulan Januari, berdasarkan tabel di atas, bayi yang akan dilahirkan adalah perempuan. Tabel di atas didasarkan pada bulan proses pembuahan bayi, bukan kelahiran dari bayi.

Keterangan : Ahli - ahli genetika China telah meneliti dan menyajikan kembali tabel ini setelah terkubur lama di Royal Tomb selama 700 tahun yang lalu.

Tentu saja pilihan-pilihan di atas ditujukan bagi pasangan yang tidak mempunyai masalah dengan sistem reproduksinya. Dan satu hal yang tidak boleh dilupakan, manusia boleh berusaha, tapi Tuhan juga yang menentukan.

Sumber: Berbagai sumber
Prev: Tips Memanggil Aplikasi Office Dengan Cepat
Next: Edible Cup Cake

8 Response to "Tips Memilih Anak Berdasarkan Kalender Cina"

.
gravatar
Indah Says....

Dear dr. Bagasi

Saya berumur 31th, dalam periode april s/d november perkiraan untuk baby girl sangat besar. Tapi apabila saat melakukan hubungan intim & saya orgasme terlebih dahulu apakah perkiraan di chinese baby calender tetap berpengaruh? Padahal untuk mendapatkan bayi perempuan si istri disarankan agar tidak orgasme. Tolong penjelasannya ya dok. Terima kasih.

Regard's
I N D A H

.
gravatar
Anonim Says....

terimakasih infonya ,
kebetulan saya juga sedang program anak laki laki

.
gravatar
Anonim Says....

Tahun 2009 istri saya usia 27th, anak kita cewek lahir mei 2010.
Berarti masa terjadinya pembuahan pada bulan agust - sept 2009 kan...
Mnrt kalender anak kita seharusnya cowok, koq ini lahirnya cewek?
Berapa persen tingkat melesetnya kalender ini dan sebabnya apa?
Thx

.
gravatar
Siska Lusiana Says....

saya sudah berapa kali mencocokkan keakuratannya.. tabel ini memang benar..tp perlu diingat..bahwa perhitungan bulan disini bukan bulan masehi..tapi bulan berdasarkan perhitungan kalender china. karena asal perhitungannyakan dari china zaman dahulu nya..jadi tentu harus memakai perhitungan bulan china juga. sekian penjelasan saya semoga membantu.

.
gravatar
krishna Says....

Terimakasih infonya..... Mengingat hal ini hanya merupakan panduan saja, dan bagi teman2 yang ingin mempraktekkan harus menjaga makanan yang mengandung asam basa. Asam basa ini juga menentukan tingkat keberhasilan. Antara sang suami dan sang istri biasanya juga harus memperhatikan makanan yang mengandung asam basa.

.
gravatar
serena gallery Says....

kog tabel nya beda2 ya ? saya browse ada tabel kalender cina juga,saya berencana hamil lagi umur 35 dan ingin anak laki2 nah di situ pembuahan di bulan dec, jan sedangkan disini mulai bulan nov, dec, jan yg benar yg mana ???

.
gravatar
Anonim Says....

y nie... tmenQ umur 21 th pmbuahan bulan juni jug laer co bkan ce... hehehe intina nie kalender cma bwt HAVE FUN j... karena sgala sswtuna ddunia nie di putuskan oleh Tuhan... bgtulah adana...

.
gravatar
wido Says....

Jangan asal percaya kalau belum mencoba.
Pastikan anda tidak melihat kalender internasinal, tetapi harus kalender cina juga. Tahun baru Cina merupakan patokannya.